Kalo lo buka artikel ini, berarti lo pengen tau cara menghilangkan rasa malas. Setiap orang mungkin pernah ngerasain yang namanya malas, mager, demotivasi, atau apapun lo menyebutnya. Kayak mau ngapa-ngapain bawaannya nggak ada motivasinya aja gitu. Awalnya sih udah ada rencana mau ini itu, eh pas plannya udah jadi, tetap aja lo…. malas. Akhirnya, gak jadi-jadi deh rencana lo itu, lo undur-undur terus sampe berminggu-minggu. Bahkan di beberapa kasus, sampai lo menghindari sebuah kerjaan yang malas banget lo kerjain dengan melakukan banyak hal-hal lain, yang sebenarnya nggak substansial.

Kayak sekarang nih, jangan-jangan lo baca artikel cara menghilangkan rasa malas ini karena lo menghindar dari kerjaan yang bikin lo merasa malas. Hehe.

Mungkin lo pernah mikir “Duh gue gak pengen malas-malasan sebenarnya, tapi gue…. malas”. Ya sama aja dong malih!! Dan mungkin juga lo pernah nyoba bikin resolusi di tahun baru. Kayak lo udah ngerencanain suatu hal dari A-Z. Eh, lagi-lagi mager.

Tapi tenang aja sob, gak cuma lo doang kok yang pernah begitu. Faktanya, cuma 8% orang yang benar-benar mencapai resolusi tahun baru mereka. Bahkan, 1 dari 4 orang gagal melewati minggu pertama mereka sebelum benar-benar menyerah! Kenapa? Karena mereka merasa banyak rintangan dalam sehari-hari yang membuat mereka kesulitan buat mencapai hal yang diinginkan.

Terus harus gimana biar gak mager-mageran lagi? Nah, dalam artikel ini gue bakal nyoba ngebahas tentang melawan rasa malas atau mager. Penasaran? Yuk simak tulisan gue sampai habis!

Cara Menghilangkan Rasa Malas: Apa dan Kenapa

Sebenarnya gak ada definisi pasti tentang rasa malas sendiri sob. Secara umum, mungkin hal tersebut biasa diartikan saat lo harusnya bisa melakukan sesuatu, tapi lo gak melakukan hal tersebut. Misalnya, lo sebetulnya bisa banget nih bersihin kamar lo karena lagi libur. Tapi lo milih gak melakukan hal tersebut dengan alasan malas.

Mungkin lo pernah bertanya-tanya, “Kenapa sih kok gue bisa malas banget mau ngelakuin sesuatu?”. Misalnya, lo malas banget tuh yang namanya bangun pagi buat berangkat kuliah. Padahal, lo sadar kalo orangtua lo udah biayain mahal-mahal buat kuliah. Tapi, tetep aja tuh lo gak menemukan alasan buat berangkat kuliah. Nah, hal tersebut salah satu nya bisa jadi karena lo kurangnya dorongan buat melakukan hal tersebut sob!

Nah, dalam self-determination theory atau teori determinasi diri, dijelaskan bahwa salah satu alasan seseorang malas melakukan sesuatu dikarenakan kurangnya motivasi intrinsik sob! Apa sih maksudnya?

Motivasi intrinsik sendiri merupakan dorongan untuk berperilaku dengan cara tertentu berdasarkan sumber eksternal dan menghasilkan imbalan eksternal (Deci & Ryan, 2008). Sumber-sumber tersebut meliputi sistem penilaian, evaluasi karyawan, penghargaan dan penghargaan, dan rasa hormat dan kekaguman orang lain.

Sederhananya, motivasi intrinsik dalam teori determinasi diri merupakan suatu keadaan dari dalam diri sendiri yang dapat mendorong lo melakukan suatu hal. Alhasil, dorongan tersebutlah yang memengaruhi tindakan lo dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Nah, misalnya lo mager banget bangun pagi buat berangkat kuliah. Nah, hal tersebut bisa jadi karena motivasi intrinsik di diri lo kurang sob! Mungkin pernah terlintas di pikiran lo, “Apa sih tujuan gue bangun pagi buat kuliah? Apa untuk ketemu pacarkah, ketemu temankah, atau menjadi pribadi yang sukses?”

Mungkin lo bakal mikir, ”Enak aja, gue udah punya kok motivasi intrinsik!” Ya bagus dong kalo begitu. Pertanyaannya tapi tetep: kenapa lo masih suka mageran? Tapi tenang aja! Gue bakal ngejelasin penyebab lain yang mungkin jadi alasan lo malas. Menurut Jodi Clarke, psikolog klinis asal Amerika Serikat, ada penyebab lain seseorang merasa malas yang mungkin lo belum tahu, antara lain:

  1. Pertama, lo membuat rencana terlalu besar.

Salah satu penyebab kenapa orang malas adalah rencana yang terlalu muluk-muluk. Kok begitu? Karena biasanya lo terlalu terfokus pada garis besar rencana lo, sehingga melupakan langkah-langkah kecil di dalamnya. Alhasil, lo bakal terlalu terpaku pada hasil dan melupakan prosesnya. 

Ibaratkan lo lagi pengen lulus 3,5 tahun dan mendapatkan IPK cumlaude saat masuk kuliah. Nah, kesalahan yang mungkin lo lakuin di sini adalah terlalu fokus sama angka-angka tersebut. Akhirnya, ini membuat lo melupakan langkah kecil yang merupakan strategi buat mencapai keinginan lo tersebut. Seperti gimana strategi belajar lo atau target IP per semester lo buat bisa lulus 3,5 tahun dan cumlaude.

Alhasil, lo mungkin merasa kesulitan buat mencapai hal di atas. Ditambah lo gak tau strategi apa yang mau lo terapin.  Yang awalnya lo berpikir “ah susah banget buat lulus 3,5 tahun”, berubah jadi “yang penting bisa lulus aja deh”. Nah, di sinilah mungkin muncul rasa malas lo.

2. Kedua, lo terlalu berharap segalanya berjalan sempurna

Nah, penyebab kedua ini penting banget buat lo ketahui sob. Kenapa? Karena lo mesti sadar bahwa gak semua hal berjalan sesuai keinginan lo. Dalam mencapai sesuatu pasti ada suatu proses yang harus dijalani. Tentunya dalam proses tersebut terkadang lo diuji buat mencapai apa yang lo impikan.

Misalnya, lo lagi pdkt sama gebetan. Nah, lo disini terlalu berharap semua hal yang lo rencanakan berjalan sesuai harapan. Seperti misalnya lo harus berhasil jalan sama dia dalam waktu satu minggu, terus harus chattingan juga setiap harinya. 

Nah, yang gini-gini harus lo hindari sob! Lo harus sadar dalam proses mencapai sesuatu terkadang gak semuanya sesuai sama harapan kita. Ingat juga bahwa ada rasa pahit yang mungkin bakal lo alami saat PDKT sama doi. Misalnya: doi gak bales chat lo, dia tiba-tiba jutek sama lo, sampai paling pahitnya ditolak. Alhasil, mungkin lo bakal merasa malas PDKT sama dia lagi setelah mengalami hal-hal tersebut.

3. Ketiga,  lo terlalu mendengarkan kritik orang lain

Perlu lo pahami, bukan berarti lo harus menolak tiap kritik dari orang lain. Melainkan lo harus bisa memilah mana kritik yang membangun dan mana yang tidak. Kritik yang membangun di sini maksudnya kritik yang membantu lo jadi lebih baik lagi ke depannya. Bukan malah kritik yang bikin lo jadi rendah diri dan menjatuhkan lo.

Contohnya, lo lagi mau nyoba buka bisnis ikan lele. Mungkin orang-orang bakal ngomong, “Buat apa sih lo bisnis lele? Emang ada yang mau beli?” “Halah paling nanti lelenya juga mati karena kena penyakit.” Dari situ lo jadi mikir, “Iya ya buat apa gue bisnis lele.” Alhasil, lo jadi malas buat memulai rencana lo tersebut gara-gara terpengaruh omongan orang lain.

Jadi, Bagaimana Menghilangkannya?

“Cure Laziness Find The Right Motivation”

Nah, mungkin setelah membaca bagian sebelumnya, lo bakal mikir, “Wah anjir iya ini gue banget haha,” “Bener banget nih! Ini yang bikin gue malas selama ini.” Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu penyebab seseorang menjadi malas karena kurangnya motivasi intrinsik. Mungkin juga lo masih bingung gimana caranya mengatasi rasa malas lo tersebut. 

Maka dari itu, penting buat lo memiliki motivasi intrinsik tersebut sob! Tentunya guna memotivasi lo buat melawan rasa malas tersebut. Dr. Christian Barney, seorang pendiri  Performance Health and Wellness asal Amerika, dalam artikelnya menemukan beberapa cara buat mengatasi rasa malas yang lo miliki. Di antaranya:

1. Ingat akan tanggung jawab lo

Pertama, ingat kembali akan tanggung jawab yang lo miliki saat merasa malas. Hal ini penting buat lo ingat sob. Kenapa? Karena banyak orang saat merasa malas lupa dengan tanggung jawab yang mereka miliki. Padahal, mereka sendiri telah berkomitmen buat ngelakuin hal tersebut sebelumnya.

Misalnya, lo seneng olahraga jogging. Di awal tahun, lo juga telah berkomitmen untuk minimal jogging seminggu sekali nih. Lo mungkin berkomitmen karena ingin lebih langsing sampai menjaga kesehatan tubuh lo. Nah, coba deh ingat kembali komitmen tersebut saat mungkin lo merasa malas buat jogging. Harapannya, lo bisa jadi ingat kembali tujuan awal komitmen lo tersebut sob! Serta lebih termotivasi buat jogging tiap minggunya.

2. Susun rencana yang lebih besar

Kedua, susunlah rencana yang lebih besar dari tanggung jawab lo tersebut. Lo bisa mencoba mengambil me time atau waktu sendiri setelah membuat rencana tersebut. Kenapa saat sendirian? Karena biasanya ide-ide datang saat lo sedang sendirian. Ide tersebut guna menyusun rencana yang lebih besar di masa depan sob!

Nah, lo bisa menyusun rencana lebih besar dari olahraga jogging lo tersebut. Lo bisa tanyakan ke diri lo, “Apa yang lo pengen capai untuk ke depannya dengan berolahraga?”. Seperti untuk mempersiapkan hari tua yang bahagia dengan tubuh yang sehat. Dengan begitu, rasa malas lo bisa berkurang dalam berolahraga. 

3. Apresiasi keberhasilan lo sekecil apapun

Selanjutnya, cara menghilangkan rasa malas yang paling penting buat lo adalah memberi apresiasi kepada diri sendiri atas apa yang telah lo capai. Kenapa penting? Karena pada dasarnya manusia butuh diapresiasi walau hanya sedikit. Apresiasi ini penting lo lakuin guna meningkatkan motivasi guna mencapai hal yang lo inginkan.

Nah, seperti contoh sebelumnya, lo bisa coba buat mengapresiasi diri lo setelah berolahraga. Misalnya, lo suka olahraga jogging. Coba deh buat apresiasi diri lo setelah berhasil jogging sejauh 5 kilometer. Dengan begitu, lo akan terpacu buat jogging lebih jauh lagi kedepannya. Karena lo telah berhasil sebelumnya dengan 5 kilometer sob!

4. Bergabunglah dengan komunitas yang lo sukai

Terakhir, lo bisa coba cari komunitas yang sesuai dengan hobi/minat lo. Dengan begitu, lo bisa bertemu dengan orang-orang yang sejiwa sama lo. Harapannya, rasa malas lo bisa berkurang dengan perlahan. Dengan menyalurkan hobi lo tersebut lewat rutinitas kegiatan di komunitas tersebut.

Nah, masih dengan contoh yang sama, lo bisa coba gabung ke komunitas pecinta jogging tersebut sob! Disana lo bakal ketemu orang-orang yang hobi jogging juga. Lo bisa sharing mulai dari rutinitas, dengan siapa, sampai tempat biasa lo jogging. Harapannya, rasa malas lo buat jogging bisa terobati tentunya.

Menghilangkan Rasa Malas Lewat Menjaga Kondisi Fisik

Terakhir, ada hal penting yang lo perlu ketahui sob. Yaitu kondisi fisik lo berpengaruh dengan perasaan malas lo lho! Selain mengubah pola pikir, lo juga perlu menjaga kondisi fisik lo. Kenapa kok bisa gitu? Karena kondisi fisik mempengaruhi performa lo sehari-harinya. Seperti: stamina, daya tahan tubuh, sampai produktivitas lo dalam melakukan kegiatan. 

Misalnya, ketika merasa lagi gak fit, biasanya lo mungkin bakal lebih cenderung buat menghabiskan waktu seharian di rumah gak sih? Padahal, di hari itu banyak hal yang harus lakuin. Mulai dari ngerjain deadline tugas, pekerjaan kantor, sampai bersih-bersih rumah. Alhasil, karena merasa gak fit, lo jadi malas deh buat ngelakuin hal-hal tersebut.

Maka dari itu, penting buat lo menjaga kesehatan fisik maupun mental guna mengatasi rasa malas lo tersebut sob! Jodi Clarke punya cara menghilangkan rasa malas:

1. Konsumsi makanan yang sehat

Jenis makanan yang lo konsumsi ternyata juga berpengaruh sama perasaan malas lho sob! Makanan yang mengandung protein yang tinggi misalnya, dapat membantu tubuh lo mempertahankan kadar gula darah yang lebih stabil. Serta mencegah lo merasakan naik turunnya energi sepanjang hari.

2. Yuk olahraga!

Lo bisa mencoba olahraga ketika merasa malas. Kenapa? Karena dengan olahraga tubuh lo akan aktif bergerak. Ini bisa membantu meningkatkan energi serta perasaan yang produktif. Dengan lo berolahraga intensitas rendah sampai sedang, dapat memberi dampak signifikan pada energi kita. Serta membantu lo mengurangi kelelahan.

3. Istirahat yang cukup

Pola tidur lo bisa memengaruhi tingkat energi kita sob! Biasanya orang yang lagi malas cenderung memilih buat tidur bukan? Nah, lo bisa mulai menciptakan pola tidur yang sehat guna menjaga metabolisme tubuh lo. Harapannya, ini bisa meningkatkan produktivitas lo serta mengurangi rasa malas.

4. Kelola stres lo dengan baik

Tuntutan pekerjaan di kampus maupun kantor bisa menyebabkan rasa malas lho sob! Karena mungkin tenaga lo bakal terkuras baik secara fisik maupun emosional. Alhasil, lo bakal kesulitan buat mengambil langkah-langkah penting dalam hidup karena kelelahan. Dan kelelahan lo ini tentu bisa menimbulkan perasaan malas tersebut.

Memang, mungkin gak mudah buat lo melawan rasa malas ini. Butuh latihan serta tekad yang kuat buat keluar dari kebiasaan satu ini. Tapi, yakinlah bahwa gak ada yang gak bisa selama lo berusaha. Ingatlah bahwa hal ini bukan hanya demi lo semata, melainkan juga orang-orang disekitar lo.

Kalo lo butuh bantuan buat melawan rasa malas ini, gak usah cemas, lo bisa ikut online mentoring Satu Persen. Kita menyediakan beberapa paket, mulai dari sesi 30 menit sampai bundling. Di dalamnya juga ada psikotes yang bakal ngasih tahu kepribadian dan minat-bakat lo. Untuk topik malas ini, pastinya lo bisa dapat cara menghilangkan rasa malas lainnya. Lo bisa ikut online mentoring dengan ngeklik tulisan berikut.

Jangan lupa buat terus pantengin info dengan cara follow instagram Satu Persen di @satupersenofficial. Tonton video Satu Persen tentang “Mengatasi Sifat Malas” di YouTube dan dengerin podcast Satu Persen Audio tentang “Melawan Rasa Malas”! Jangan lupa buat like, comment, dan subscribe kanal youtube Satu-Persen Indonesian Life School! Gue harap lewat membaca blog ini ini bisa membuat lo berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Gua Fathan dari Satu Persen, thanks!

Referensi

Clarke, Jodi (2019). How to Stop Being Lazy. Retrieved 24 January 2020 from https://www.verywellmind.com/how-to-stop-being-lazy-4164781