cara-nembak-gebetan
Cara Nembak Gebetan

Hai Perseners! Kenalin, aku Jessica, Associate Writer Satu Persen.

Ngomong-ngomong, kamu punya gebetan? Udah berapa lama nih kalian bertahan dalam ketidakjelasan? Atau jangan-jangan kamu bingung gimana caranya buat mengungkapkan perasaan yang terpendam itu?

Well, nembak gebetan itu emang susah-susah gampang. Mau langsung nembak, takut dikira agresif. Mau dipendam, takut dikira nggak ngasih kejelasan. Mau diungkapin, takut dapet respons yang nggak mengenakkan. Serba salah deh pokoknya.

Masalah ini wajar banget dirasakan oleh banyak orang. Apalagi yang udah ngegebet dari lama tapi nggak kunjung ada kemajuan. Masalahnya selalu berputar-putar di tempat yang sama.

Emang sih mengungkapkan perasaan itu nggak segampang membalikkan telapak tangan.

Tapi tenang aja, buat kamu yang udah nggak tahan buat ngungkapin perasaan, aku punya beberapa trik jitu yang bisa bikin gebetan bertekuk lutut sama kalian.

Seberapa siap dia menjalin hubungan denganmu?

cara-nembak-gebetan
Sumber: Milan Popovic on Unsplash

Sebelum ngomongin gimana caranya nembak gebetan biar jadi pasanganmu, pertama-tama kamu harus tahu seberapa siap dia buat menjalin suatu hubungan.

Kamu nggak akan pernah tahu seberapa siap seseorang buat menjalin sebuah hubungan. Apalagi pas ngehabisin waktu sama gebetan, kamu bakal merasa dia menarik dan kalian cocok satu sama lain. Tapi, apa kamu yakin, dia udah siap buat menjalin suatu hubungan?

Dari situ kamu mungkin bakal bertanya, “Terus gimana caranya gue tahu gebetan gue siap buat menjalin hubungan atau nggak?”

Nah, aku bakal berbagi beberapa tips dari pengalaman pribadiku buat tahu seberapa siap dia buat menjalin hubungan alias pacaran.

1. Kita jadi prioritas dan dia tahu banyak tentang kita

Gebetanmu tahu banyak tentang kamu? Misalnya dia tahu kalau kamu suka banget makanan Jepang, terus dia juga tahu kalau kamu lebih suka basket daripada sepak bola.

Itu tandanya dia selalu memperhatikan hal-hal kecil dari kamu dan menganggap kamu adalah sosok yang penting. Apalagi kalau kamu sering jadi top prioritasnya dia.

Misalkan di saat kamu butuh sandaran untuk berkeluh kesah dan dia selalu ada untukmu. Kalau udah begitu, tunggu apalagi, udah pasti kamu punya posisi spesial di hati dia.

Tapi, gimana kalau ternyata dia belum tertarik sepenuhnya kepada kita? Tenang, Satu Persen punya video tips gimana caranya menarik hati gebetan.

cara nembak gebetan

2. Dia mengenalkan kita ke orang terdekatnya

Kalau gebetan udah ngajak kita buat ketemu orang terdekatnya alias sahabatnya, itu artinya kamu punya posisi spesial di mata dia. Karena mau bagaimanapun juga, seseorang pasti ingin orang yang spesial buat dia akrab dengan orang terdekatnya juga. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan itu ya!

3. Menunjukkan apa yang dia suka

Si dia udah ngajakin kamu ke tempat-tempat favoritnya? Atau melibatkan kamu di setiap kegiatan yang dia suka? Selamat, kamu beruntung mendapatkan hatinya! Apalagi kalau dia juga terbuka mengenai perasaannya.

Nah, kalau begini sih nggak perlu ragu lagi, itu artinya dia nyaman sama kamu dan sudah jelas kalau kamu berhasil merebut tempat spesial di hatinya.

4. Dia nggak lagi ngegebet orang lain

Salah satu tanda yang lainnya dia siap menjalin suatu hubungan denganmu adalah dia nggak sedang dekat dengan orang lain, apalagi sampai membicarakan orang lain saat sedang bersamamu. Nah, kalau gini sih, tandanya kamu udah punya lampu hijau nih dari si dia.

5. Ada kode kata dari si dia

Kode kata adalah tanda yang paling jelas yang bisa kita lihat dari si dia. Misalnya si dia memberi kode dengan memulai pembicaraan menggunakan topik seperti, “Kita ini sebenarnya apa sih?” dan mulai meminta kejelasan hubungan. Wah, ini sih nggak perlu diragukan lagi.

Kalau kalian sudah menemukan tanda-tanda di atas terdapat pada gebetan kalian, berarti selamat! Itu tandanya dia siap buat menjalin hubungan denganmu.

Tips Jitu Nembak Gebetan

cara-nembak-gebetan
Sumber: Taylor Hernandez on Unsplash

Menurut Kelas Cinta, selama ini urusan tembak-menembak kebanyakan jadi urusan laki-laki, sepertinya nggak banyak perempuan yang terkena emansipasi di bidang romansa dan gengsi untuk mengungkapkan perasaannya lebih dulu.

Eits… tunggu dulu, bukan berarti perempuan nggak bisa nembak ya. Sah-sah aja loh, kalau perempuan ingin mengungkapkan perasaannya lebih dulu. Ya, memang sih urusan tembak-menembak ini sedikit tricky, tapi bukan berarti nggak mungkin ya.

Nah, biar momen romansa kalian lebih berarti saat adegan tembak-menembak ini, aku punya beberapa tips jitu agar pasangan kalian luluh atas ungkapan cintamu. Let’s check it out!

1. Ketahui love language pasanganmu

Sebelum kamu memutuskan strategi yang cocok untuk mengungkapkan perasaanmu ke si dia, ada baiknya kamu mengetahui bahasa cinta dari pasanganmu dulu.

Kenapa gitu? Tentunya hal ini bisa membantu kamu saat mengungkapkan perasaanmu dan si dia merasa dihargai sepenuhnya.

Misalnya, bahasa cinta pasanganmu adalah receiving gifts atau menerima hadiah.

Bukan perkara mahal atau nggaknya hadiah yang kamu berikan, tapi lebih ke makna dari hadiah yang kamu berikan itu. Kamu bisa memberikan sebuket bunga mawar merah sebagai ungkapan cintamu padanya.

Coba juga: Tes Love Language (Gratis)

Nah, kalau kamu sudah mengetahui bahasa cinta pasanganmu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan bagaimana cara mengungkapkan perasaanmu kepadanya.

Selain itu, si dia juga akan semakin mantap untuk menerima kamu sebagai pasangannya dan meminimalisir penolakan loh.

2. Cari waktu yang tepat

Waktu juga salah satu hal krusial yang harus jadi pertimbangan matang saat kamu akan menembak gebetanmu. Usahakan kamu mengungkapkan perasaanmu di waktu yang tepat.

Jangan terburu-buru untuk mengungkapkan perasaanmu saat baru pertama kali bertemu, yang ada si dia malah kabur.

Usut punya usut, waktu yang paling tepat untuk mengungkapkan perasaanmu adalah di saat kamu nggak sedang melakukan aktivitas yang membutuhkan perhatianmu.

Baca Juga: Terjebak Cinta di Waktu yang Salah

Jangan di saat kamu sedang ada rapat dengan klien, kamu mengungkapkan perasaanmu ke si dia. Duh, nanti dia mengira kamu nggak sungguh-sungguh mencintainya.

Kamu bisa mengungkapkan perasaanmu kepada gebetan di saat kalian sedang menikmati kencan kalian. Tapi, tetap harus di waktu yang tepat ya. Jangan sampai si dia kabur karena kamu terlalu memaksakan keadaan.

3. Bangun suasana yang romantis

Nggak cuma waktu aja yang harus dipertimbangkan dengan matang, tapi juga suasana yang romantis agar gebetanmu makin bertekuk lutut. Kamu harus menyiapkan skenario paling romantis untuk mencuri hatinya.

Kebanyakan orang akan mengungkapkan perasaannya melalui surat, pesan singkat, atau bahkan hanya melalui telepon. Cobalah membuat sebuah momen yang tak terlupakan agar dia semakin luluh dan bersedia menerima pernyataan cintamu.

Nggak perlu mewah, yang penting berkesan bagi si dia.

4. Ungkapkan perasaanmu dengan bersungguh-sungguh

Untuk mengungkapkan perasaan kita ke gebetan, nggak cuma butuh suasana yang romantis dan waktu yang tepat saja. Hal terpenting dari semuanya adalah kesungguhanmu saat mengatakan cinta kepadanya. Jadi, pastikan dia bisa merasakan kesungguhanmu itu.

Kamu bisa mulai dengan menggenggam tangannya dan menatap matanya lekat-lekat saat kamu mengungkapkan perasaanmu, lalu biarkan si dia merasakan kesungguhanmu untuk menjadikannya pasanganmu. Ceileh...

5. Jangan terlalu menyudutkan si dia

Well, menembak seseorang untuk menjalin suatu hubungan sama dengan menempatkannya di posisi yang sulit. Kamu menaruh tekanan yang cukup berat dan seakan-akan mengikatkan tali yang erat. Kalau sudah begitu kamu sedang menempatkan dirimu di tepi jurang, kemungkinan besar dia akan menolak.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah jangan memaksakan kehendakmu kepadanya, apalagi sampai gelap mata dan membuat posisinya semakin tersudutkan. Kalau si dia menolak, jangan menyerah, siapa tau dia hanya menguji keseriusanmu saja.

Nah, dari beberapa hal yang udah aku sebutin di atas, apakah gebetan akan langsung berkata iya untuk pernyataan cintamu? Sayangnya, nggak semudah itu. Ada banyak faktor yang membuat dia bahkan berkata ‘nggak’ setelah mendengar pernyataanmu yang sungguh-sungguh.

Hal terpenting dari semua ini adalah percaya diri, walaupun kamu nggak tahu gimana respons gebetanmu nanti, tapi minder di depan gebetan adalah hal mutlak yang harus dijauhi.

Jangan sampai rasa minder menguasai dirimu dan merusak semua rencana yang sudah kamu bangun dengan matang.

Well, segitu dulu dari aku, terakhir aku mau mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki keinginan untuk memiliki dan memerlukan kepastian. So, jangan kelamaan ngegantung hubungan ya!

Kalau kamu masih ragu untuk menjalin sebuah komitmen karena takut terjebak di hubungan yang nggak sehat, punya trust-issue karena trauma masa lalu, atau bahkan minder saat mau PDKT, kamu harus belajar untuk melawan hal-hal tersebut karena nggak bagus buat diri kamu ke depannya.

Apalagi kalau kamu merasa masalahmu itu mengganggu kehidupan sehari-harimu.

Terus harus gimana dong? Tenang, aku bisa bantu saranin solusi buat kamu biar nggak dihantui oleh perasaan atau pikiran yang mengganggu tadi.

Kamu bisa coba untuk ikutan online konseling bareng sama psikolognya Satu Persen. Kenapa aku nyaranin itu? Karena banyak banget benefit yang bisa kamu dapet.

Beberapa di antaranya kayak temen yang bisa diajak ngobrol soal masalah kamu, terapi yang dibutuhkan, tes psikologi yang bisa dipakai untuk mengenal diri kamu lebih dalam, dan banyak benefit lainnya.

Selain itu, kamu bisa jadwalin sesi konseling sesuai sama kondisi kamu. Jadi, waktunya akan fleksibel dan nggak akan ganggu kegiatan keseharian kamu.

Kalau kamu masih ragu, nggak apa-apa. Kamu coba dulu aja cek keterangan lebih detail dengan klik gambar di bawah ini. Siapa tahu setelah itu kamu bisa lebih yakin dan tentunya hidup kamu akan lebih damai.

CTA-Konsultasi--1--7

Untuk kamu yang ingin mengetahui lebih banyak tentang pemahaman diri dan self-development, kamu bisa kunjungi Podcast, Youtube, Instagram @satupersenofficial dan sosial media Satu Persen lainnya yang akan membantumu berkembang seenggaknya satu persen setiap harinya menuju #HidupSeutuhnya.

Akhir kata, semoga tulisanku bermanfaat ya! See you!

Referensi:

Anne, Danielle. (___). Make It Official: How to Ask Her to be Your Girlfriend. Retrieved from Love Panky: https://www.lovepanky.com/men/dating-women-tips-for-men/how-to-ask-her-to-be-your-girlfriend

Depraxis, Lex. (___). Cara Nembak Paling Ampuh. Retrieved from Kelas Cinta: https://kelascinta.com/tips-pdkt/nembak-tanpa-jadian