Mengetahui-Cara-Mengelola-Keuangan-Pribadi

Halo Perseners, di manapun kalian berada!

Mungkin saat artikel ini di-publish sudah masuk ke dalam tanggal tua, tanggal yang banyak ditakuti oleh sebagian dari kita semua, terutama generasi milenial. Karena pada tanggal ini kita kerap sekali merasakan yang namanya 'kantong kering', benar gak nih?

Apakah kamu selalu merasa uang yang kamu miliki tidak pernah cukup untuk memenuhi segala kebutuhanmu? Padahal baru saja gajian atau dapat kiriman dari orang tua, tetapi belum akhir bulan uang yang kamu miliki sudah habis saja. Hilang entah kemana larinya. Hal ini membuatmu semakin pusing hingga menjadi tidak bersemangat menjalani hari dan akhirnya menjadi tidak produktif, merasa kebutuhan serta biaya hidup semakin berat saja untuk dijalani.

Tapi tunggu dulu, pertanyaan yang mau aku tanyakan adalah apakah kebutuhan hidupmu yang berat atau justru kamunya saja yang belum bisa mengelola keuangan pribadi yang kamu miliki? Coba deh jujur dan tanyakan pertanyaan ini pada dirimu saat ini.

Nah, di artikel kali ini aku coba sedikit membahas tips gimana caranya agar kamu semua bisa mengelola keuangan pribadimu dengan baik dan beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan. Maka simak terus artikel ini hingga habis supaya kamu bisa mendapatkan keseluruhan insight-nya. Jangan lupa juga share ke seluruh temanmu yang nasibnya sama juga sepertimu agar mereka juga mendapatkan insight yang sama juga denganmu.

3 Cara Efektif Mengelola Keuangan

Banyak cara yang bisa kamu gunakan dalam mengelola keuangan, berikut tiga cara efektif menurutku untuk mengelola keuangan mu agar tetap selamat di akhir bulan dan bisa bebas secara finansial di masa depan.

1. Budgeting

Melakukan pengaturan dan mencatat pengeluaranmu secara berkala. Tetapi tidak sesederhana itu untuk menerapkannya, karena aku tebak masih banyak di antara kamu yang sampai saat ini belum mengetahui untuk apa saja uangmu dihabiskan dalam kurun waktu satu bulan ini. Tiba-tiba aja belum akhir bulan uangmu serasa menghilang.

Hal ini terjadi karena ketika kamu memiliki uang, tanpa sadar kamu bisa mengeluarkannya untuk hal-hal kecil, yang jika dikalkulasikan dapat membuat keuanganmu semakin ambyar. Seperti membayar parkir, membeli kopi, membayar alat transportasi, hingga kebutuhan lainnya yang tanpa sadar nilainya lebih besar dibandingkan kebutuhan utamamu seperti makan.

Tips budgeting yang populer dan banyak digunakan sebagian besar orang adalah dengan prinsip membagi penghasilan mu di awal bulan kedalam empat golongan yaitu 40%, 30%, 20%, dan 10%.

a. 40%

Porsi alokasi yang paling besar ini tentunya untuk memenuhi segala kebutuhan utamamu (basic needs) yang jika tidak kamu penuhi itu akan mengganggu kehidupanmu seperti, makan, membayar listrik, tempat tinggal, dan lainnya.

Jika bisa sangat memungkinkan, sesuaikanlah menu makananmu dengan pendapatan yang kamu miliki. Hindari makan-makanan mahal setiap hari jika pendapatanmu tidak mencukupinya. Biasakan masak sendiri atau mencari makanan yang mencukupi kebutuhanmu, bukan hanya sekedar keinginanmu.

b. 30%

Alokasikan 30% dana yang kamu miliki ini untuk investasi, baik itu jangka panjang maupun jangka pendek. Hal ini nantinya akan sangat berguna ketika di suatu hari kamu memiliki pengeluaran darurat semisal kecelakaan, harus berobat, dan lainnya yang tidak bisa kamu duga kapan datangnya.

Tabungan ini juga bisa kamu pergunakan seperti tabungan jangka panjang untuk modal di masa depan agar bisa bersanding dengannya di pelaminan atau bisa kamu jadikan investasi yang berguna sebagai massive income-mu di kemudian hari.

Kalau kamu masih awam dengan istilah investasi, kamu bisa nonton video Satu Persen berikut ini!

c. 20%

Nilai 20% ini bisa kamu alokasikan untuk kesenanganmu, makan makanan kesukaanmu, menonton bioskop, hang out dengan teman, mentraktir teman, dan lain sebagainya. Nah, yang menjadi banyak mispersepsi adalah di luar sana masih banyak sekali orang yang menghabiskan lebih dari 20% dananya untuk kegiatan senang-senang ini.

Hal ini tidaklah salah, tetapi tak sedikit malah berdampak pada kebutuhan utamamu. Maka tak jarang penyebab orang merasa menjadi orang tak punya uang di akhir bulan, salah satunya adalah kelebihan alokasi di budgeting 20% ini. Mereka menggunakan lebih dari 20% dananya untuk kesenangan semata.

d. 10%

Nilai 10% ini harus kamu pergunakan untuk charity atau amal, karena sebagian besar harta yang kamu miliki terdapat hak orang lain juga di dalamnya. Dengan kamu beramal juga dapat membuat kamu lebih merasa feels good karena kamu bisa berguna untuk orang lain dengan membantu mereka yang membutuhkan. Hal itu akan membuat hati dan pikiranmu menjadi tenang sehingga nantinya kamu akan bisa lebih semangat lagi untuk meningkatkan pendapatanmu ke depannya.

Pembagian ini tidak mutlak sehingga bisa kamu ubah sesuai dengan prioritasmu saat ini jika memang kamu sedang ingin menabung untuk masa depan, kamu bisa mengurangi jatah 20% untuk kesenangan dialokasikan ke pembagian dana yang 30% untuk investasi dan tabungan.

Begitu juga sebaliknya asal tidak mengganggu kebutuhan utamamu yang malah kamu alokasikan untuk senang-senang, sehingga nantinya malah berujung terjebak hutang. Kamu juga bisa melihat rekomendasi budgeting lainnya di video berikut ini!

2. Menabung

Memiliki tabungan sudah masuk ke bahasan sebelumnya, tabungan ini penting untuk kamu miliki baik itu jangka panjang maupun jangka pendek. Maka mulailah merencanakan tabunganmu yang bisa kamu pergunakan untuk membayar biaya darurat atau mewujudkan impian jangka panjangmu. Seperti membeli rumah, mobil, atau melamar si doi agar kamu tidak hanya singgah tapi ia bisa kamu jadikan rumah, tempat untukmu bersandar ketika sedang lelah mencari nafkah (hasyah).

3. Bayar semua hutang

Bebas dari hutang merupakan salah satu faktor yang membuatmu lebih nyaman dalam mengelola keuangan karena kamu tidak memiliki beban lain selain biaya hidupmu. Dengan memiliki banyak hutang membuatmu menjadi stres, sehingga dapat menurunkan produktivitasmu dalam bekerja. Berhutang ini juga bisa menjadi lingkaran setan yang tak berujung.

Ketika kamu tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhanmu maka kamu berhutang untuk memenuhinya, ketika kamu tidak mampu membayar hutangmu di awal maka kamu akan bisa berhutang lagi untuk membayarnya. Begitu terus hingga teman hidupmu bukan si dia tapi malah lilitan hutangmu sendiri.

Manfaat Mengelola Keuangan Pribadi

Berbagai manfaat yang kamu dapatkan saat mengelola keuangan ini bisa semakin memotivasi diri kamu saat sudah menerapkan kebiasaan dalam mengelola keuangan, sehingga ketika menemukan hambatan di tengah jalan kamu bisa mengatasinya dan bisa kembali on the track in your financial plan.

1. Memiliki hidup teratur

Mengelola keuangan berarti kamu sudah bisa memilah dan memilih mana kebutuhan yang memang kamu butuhkan dan keinginan yang kamu butuh-butuhkan. Kamu bisa menjadi lebih disiplin dalam membeli sesuatu sehingga kamu bisa perlahan menghilangkan kebiasaan burukmu dalam berbelanja sesuatu yang tidak kamu butuhkan.

2. Hidup menjadi tenang

Terkadang kebiasaan boros ditambah tidak mengelola keuangan dengan baik membuatmu kerap kali kekurangan dana di akhir bulan. Hal ini semakin memperbesar peluangmu untuk berhutang guna memenuhi segala kebutuhan. Mengelola keuangan bisa membuat hidupmu menjadi lebih tenang, karena kamu bisa bebas dari hutang dan dana yang kamu miliki akan sesuai dengan kebutuhan yang kamu perlukan.

3. Memiliki kebiasaan menabung

Lagi-lagi menabung. Yap, orang seumuranmu mungkin lebih memilih untuk pergi menghabiskan banyak uang untuk nongkrong, belanja online, dan lain sebagainya tanpa mengelola uang yang mereka punya. Hal ini sejalan dengan survei yang dilakukan oleh The Future of Money di mana hampir 20% generasi milenial sama sekali tidak melakukan investasi.

Adapun survei yang juga dilakukan oleh gobankingrates menyatakan bahwa 41% generasi milenial di Amerika Serikat tidak memiliki tabungan sama sekali. Hal ini jika kamu manfaatkan sebagai peluang untuk berinvestasi maka pendapatan yang kamu sisihkan akan bisa berlipat ganda. Dimulai dari kebiasaan sederhana yaitu menabung sedari dini.

4. Hidup menjadi lebih hemat

Berhasil mengelola keuangan berarti kamu sudah berhasil untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan yang ada di dalam hidupmu. Kamu jadi lebih bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan untuk membeli sebuah barang yang menjadi kebutuhan atau keinginanmu. Hal ini membuat hidupmu menjadi jauh lebih hemat dan kamu bisa merasakan #HidupSeutuhnya.

5. Tidak ragu dalam mengeluarkan uang

Terakhir, jika kamu memiliki pengeluaran besar yang tidak diduga secara tiba-tiba, kamu tidak akan ragu untuk mengeluarkan uang. Hal ini karena di awal kamu sudah berhasil mengelola keuangan dan memiliki tabungan. Mempersiapkan hal-hal tidak terduga seperti berobat ke dokter saat sedang sakit.

Kalau kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seputar cara mengelola keuangan bisa langsung aja tonton video Satu Persen di bawah ini.

Buat kamu yang ingin melanjutkan langkah menuju kebebasan finansial, bisa banget ikutan layanan mentoring bersama mentor-mentor profesional di Satu Persen. Mentoring Satu Persen merupakan layanan konsultasi one - on - one dengan mentor terlatih dan berpengalaman. Rintangan-rintangan yang kamu hadapi dalam mengatur keuangan pribadi yang sulit terselesaikan dapat dibantu untuk dicari jalan keluarnya dengan mentoring.

CTA-Online-Class-for-Blog-Posts---Copy-03-2-2

Kamu bisa mendapatkan informasi lainnya mengenai Personal Finance di channel Youtube Satu Persen dan jangan lupa informasi menarik lainnya yang bisa kamu dapatkan di Instagram, Linkedin, Podcast, dan blog Satu Persen ini tentunya. Aku harap lewat membaca artikel ini bisa membuat kamu berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Thanks!

Referensi

Csiszar J. 2019. Best saving accounts of 2020. https://www.gobankingrates.com/banking/savings-account/best-savings-accounts/

Ramaiya R. 2019. Emerging markets are money savvy and ready for changed ‘the future of money’ research. https://www.luno.com/blog/en/post/emerging-markets-are-money-savvy-and-ready-for-change-says-luno-the-future-of-money-research