“ Anda mungkin bisa menunda, tapi waktu tidak akan menunggu. Benjamin Franklin
“ Seseorang yang tidak pernah melakukan kesalahan tidak pernah mencoba sesuatu yang baru. Albert Einsten
“ Bangun dan wujudkan mimpi Anda atau orang lain akan memperkerjakan Anda untuk membangun mimpi mereka- Farrah Gray

Kamu semua yang sekarang membaca artikel ini pasti sudah sangat familiar dengan kata-kata bijak seperti diatas, baik itu kata dari seorang tokoh ataupun orang ternama di luar sana. Kata-kata bijak seperti diatas biasanya sering kamu temukan di dalam sebuah buku, video motivasi, atau acara televisi yang diawali dengan "sahabat super" dan diakhiri dengan kata "super sekali", tagline acara motivasi pada waktu itu yang sempat hits pada jamannya yang mungkin generasi saat ini belum mengetahui. Apakah kamu mengetahuinya?

Kata-kata bijak biasanya sering dilontarkan oleh seorang tokoh ternama atau bisa jadi teman dekatmu ketika sedang asik berkumpul. Biasanya  digunakan untuk memotivasi seseorang agar bisa semakin terus semangat dalam mengejar mimpi-mimpinya. Tetapi, apakah kata-kata bijak itu penting kita terima di dalam hidup? Apakah itu mempunyai dampak yang sangat berarti di dalam hidup kita? Atau malah justru sebaliknya?

Nah, di artikel kali ini, Satu Persen akan membahas seputaran kata-kata bijak. Apakah kita perlu mengonsumsinya, mengapa itu penting, dan apa dampak nyatanya bagi hidup kita kedepannya. Maka dari itu, simak terus penjelasannya di artikel kali ini sampai habis agar kalian semua mendapatkan insight-nya secara menyeluruh. Jangan lupa juga untuk share ke seluruh teman-temanmu agar mereka juga mendapatkan insight dan ilmu yang sama juga denganmu yah.

Oke, mungkin sejak kecil kamu tidak mengetahui dan paham akan apa itu kata-kata bijak. Hingga pada akhirnya, kamu masuk ke fase remaja sampai dewasa dan menyadari kata-kata bijak seperti diatas. Kata-kata bijak menurutku pribadi adalah suatu kata yang dapat dilontarkan oleh seseorang untuk memotivasi, menginspirasi, bahkan menasehati yang bertujuan pada kebaikan. Kata-kata ini muncul biasanya diawali ketika ada seseorang yang sedang dilanda suatu permasalahan, lalu kata-kata ini hadir untuk sedikit meredakan masalah yang mungkin teman atau dirimu alami.

Dampak Kata-Kata Bijak

Kata-kata bijak tak jarang memang sangat membantu kehidupan kita, dengan adanya kata-kata bijak mungkin kamu menjadi lebih semangat menjalani hari, lebih termotivasi, dan terinspirasi. Hingga ketika kamu sedang out the track, kata-kata ini juga bisa menjadi tamparan keras untukmu bisa kembali on the track in your goals. Aku pribadi pernah mengalami hal ini, apakah kamu juga pernah? Yap, mengonsumsi kata-kata bijak sama halnya kamu mengelilingi dirimu di lingkungan yang positif, kamu jadi lebih bisa meningkatkan self love atau cinta diri dan bisa memiliki self care karena apa yang kamu bicarakan akan menggambarkan dirimu sendiri.

Bayangkan jika kata yang keluar dari dirimu adalah kata-kata kasar, kurang terpuji, jorok, dan negatif lainnya. Maka, sama saja kamu tidak cinta dengan dirimu sendiri karena kamu mengkonsumsi sesuatu yang kurang baik. Kata-kata negatif seperti itu dapat membuat emosimu semakin menjadi negatif sehingga kamu sulit menyelesaikan masalah yang mungkin saja kamu miliki saat ini, karena kata-kata yang positif dapat melahirkan emosi dalam diri juga menjadi positif. Sehingga pada akhirnya, itu semua dapat membuatmu menjadi lebih bisa menyelesaikan masalahmu.

Apa Itu Self Concept?

Mengkonsumsi kata-kata bijak juga berarti kamu secara sadar ataupun tidak sadar sudah membangun konsep diri atau self concept yang positif. Self concept sendiri adalah pandangan atau sikap kita terhadap kemampuan diri kita sendiri. Self concept juga merupakan aspek penting untuk kepribadianmu yang mempengaruhi banyak hal di kehidupanmu.

Kata-kata bijak yang didapat dengan tepat mampu meningkatkan self concept-mu, sejalan dengan itu, psikolog Carl Rogers menyatakan bahwa terdapat tiga bagian berbeda dari self concept yaitu:

1. Self Image

Bagaimana kita melihat diri kita sendiri, dimana seseorang dapat melihat dirinya dengan sudut pandang positif ataupun negatif secara berlebihan, padahal kondisinya saat itu tidak seburuk apa yang dipikirkannya. Contohnya, seorang perempuan yang bisa merasa insecure dan kurang percaya diri akan berat badannya yang dia anggap gendut, padahal beratnya hanya 45kg dan berbagai contoh lainnya.

2. Self Esteem

Keadaan dimana seseorang dapat menghargai dirinya sendiri, faktor penting yang mempengaruhi self esteem adalah bagaimana kita secara pribadi membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain atau self comparison. Hal ini yang kadang membuat tingkat self esteem kita menjadi rendah.

3. Ideal Self

Bagaimana harapan kita tentang menjadi seperti apa diri kita, yang terkadang apa yang kita inginkan terhadap diri kita tidak sama dengan apa yang diri kita alami saat ini.

Efek Negatif dari Kata-Kata Bijak

Selain berbagai dampak positif yang dihadirkan oleh kata-kata bijak, kata ini dapat secara tidak langsung berarti negatif untuk diri kita sendiri ketika penempatan kata-kata ini tidak tepat. Kata-kata bijak yang berkonotasi positif dapat berubah menjadi negatif atau dengan bahasa lain disebut toxic positivity yang berarti kebiasaan yang menyarankan kamu untuk selalu melihat suatu kondisi dari sisi positif apapun keadaannya, dimana pikiran negatif dalam dirimu berusaha untuk dihilangkan atau dimatikan dengan saran yang membangun seperti diatas. Dimana tak jarang kamu malah akan semakin kesal dan muak ketika mendengarkan saran tersebut.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Wood et.al (2009) dalam jurnalnya Psychological Science menyatakan bahwa memberikan kata-kata positif ke lawan bicara yang sedang terkena masalah dapat membuat lawan bicara merasa tidak dihargai dan dinilai sebagai sikap meremehkannya. Efek yang ditimbulkan lainnya adalah respon emosi negatif dalam dirimu akan sebisa mungkin diredam dengan saran-saran positif seperti diatas yang perlahan akan menimbulkan gangguan kesehatan mental pada dirimu seperti stress berkepanjangan. Hal ini bisa muncul akibat rendahnya sensitivitas otak kita dalam mengatasi emosi negatif baik itu yang ditimbulkan dari rasa sedih ataupun kecewa yang membuat otak kita terus-menerus berpura-pura bahagia sepanjang waktu.

Jadi, kesimpulan yang bisa ditarik dari artikel kali ini adalah kata-kata bijak tidak lah salah jika ingin kamu gunakan dan konsumsi tetapi yang perlu kalian semua pahami adalah penggunaan dan penempatan kata-kata ini jika ingin disampaikan pada seseorang. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu duduk perkara masalah lawan bicara ketika itu hendak menasehati atau menyemangati. Kata-kata bijak juga bukan satu-satunya cara untuk membuatmu merasa termotivasi atau terinspirasi, kamu tidak bisa mengandalkan semua itu hanya kepada kata-kata bijak ataupun video motivasi. Jika terlalu banyak mengonsumsi kata-kata ini, kamu dapat menjadi motivation junkie, apa itu? Kamu bisa membaca penjelasannya di artikel ini menghilangkan rasa malas melalui menonton video motivasi.

Semoga artikel kali ini bisa semakin membantu kamu dalam membentuk konsep diri dan memotiasi mu untuk meningkatkan semangat hidup mu tetapi kalau sampai saat ini, itu semua belum bisa merubah keadaan mu. Kamu bisa membaca artikel cara memotivasi diri atau ikutan berbagai webinar inspiratif dari Satu Persen karena disana kamu bisa belajar banyak hal penting dalam hidup yang difasilitasi langsung oleh psikolog. Aku harap, lewat membaca artikel ini ini bisa membuat kamu berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Thanks!

Webinar Mentoring Konseling Psikolog Satu Persen

Referensi

Joanne V. Wood, W.Q. Elaine Perunovic, John W. Lee. 2009. Positive self-statments: power for some, peril of others. Psychological Science. https://doi.org/10.1111%2Fj.1467-9280.2009.02370.x.

Vinney C. 2018. What is the self concept in psychology ? https://www.thoughtco.com/self-concept-psychology-4176368#:~:text=Self%2Dconcept%20is%20an%20individual's,motivation%20for%20seeking%20self%2Dknowledge.