Bicara soal cinta, mungkin emang gak bakal ada habisnya ya. Mulai dari seseorang jatuh cinta, sampai patah hati yang hebat. Tentunya, setiap orang bisa dibilang punya definisinya tersendiri soal cinta. Serta cara mengekspresikan cintanya yang berbeda-beda, yang biasa disebut dengan love language.

Bagi lo yang punya pasangan, lo mungkin pernah mikir, “Kira-kira dia merasa puas gak ya dalam hubungan ini?”. Serta, “Bisa gak ya gue membahagiakan dia?”. Selain itu, lo berdua terkadang mungkin suka bingung dalam memahami diri masing-masing. Alhasil, berbagai pertanyaan serta rasa cemas muncul dalam hubungan lo dan pasangan.

Melihat fenomena tersebut, sebenarnya gak ada yang salah sih. Bagi yang sudah berpasangan, rasa cemas seperti itu bisa bilang hal yang wajar saja. Tinggal bagaimana mereka mengomunikasikan kecemasan tersebut satu sama lain dengan baik. Serta gak salah juga bagi mereka yang hobinya bucin. Karena mungkin lewat cara demikianlah mereka mengekspresikan rasa sayangnya kepada satu sama lain.

Kalo lo sering merasakan atau mempertanyakan hal tersebut, lo berada di waktu yang tepat sob! Pada tulisan kali ini gue bakal ngebahas tentang cara seseorang mengekspresikan perasaan cintanya kepada orang lain atau sering disebut juga love language. Penasaran? Yuk simak tulisan gue sampe habis!

Apa Itu Bahasa Cinta?

Sebenarnya apa sih bahasa cinta atau love language itu? Mendengar istilah itu, mungkin lo langsung mikir, “Emang ada ya bahasa cinta dalam sehari-hari?”. “Terus kalo ada, emang ada gitu kursus buat belajar bahasa tersebut?”. Jawabannya ada sob!

Nah, konsep love language atau bahasa cinta sendiri dikenalkan oleh Dr. Gary Chapman, seorang penulis buku Five Love Language asal Amerika. Ia membedah lebih lanjut tentang prinsip komunikasi dalam suatu hubungan. Dari situ, Gary mengenalkan sebuah bahasa cinta yang dapat diaplikasikan ke berbagai jenis hubungan. Bisa hubungan romantis, keluarga, sampai pertemanan.

Intinya, love language merupakan cara bagi seseorang untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada orang lain. Hal demikian gak melulu tentang hubungan romantis. Melainkan juga dapat diterapkan ke berbagai hubungan lain. Kalo love language gak didapatkan, seseorang  gak akan merasa dicintai dengan baik.

Maka dari itu, penting buat memahami bahasa cinta diri lo serta orang yang lo cintai. Kenapa? Tentunya agar hubungan lo berdua dapat menjadi hubungan yang sehat. Lo pengen kan supaya hubungan lo bisa awet terus dan kalian bisa saling mencintai dan benar-benar merasa dicintai?

Ketahui Love Language Diri Lo

Mungkin muncul pertanyaan di pikiran lo, “Buat apa sih gue tau tentang bahasa cinta?”, “Kayaknya tanpa bahasa tersebut hubungan gue sama doi adem ayem aja”. Ya tapi lo gak tau kan sebenarnya doi lo merasa puas gak dalam hubungan lo dan dia. Bisa aja selama ini dia cuma pura-pura seneng biar gak nyakitin perasaan lo.

Nah, Dr. Gary Chapman sendiri membagi love language menjadi lima jenis. Berikut merupakan lima jenis bahasa cinta yang mungkin lo miliki:

1. Words of Affirmation

Bahasa cinta yang pertama ini buat lo yang sering mendengar kalimat-kalimat positif seperti pujian, apresiasi, atau kalimat yang mengekspresikan rasa sayang. Kalimat tersebut menjadi dasar keyakinan bahwa pasangan lo benar-benar mencintai diri lo.  Misalnya, lo seneng banget nih ketika pasangan lo ngomong “Aku sayang banget sama kamu”. Selain itu, kalimat apresiasi seperti “Makasih banyak ya sayangku udah membahagiakan aku selama ini” merupakan kalimat yang paling ditunggu bagi lo yang punya bahasa cinta words of affirmation. Karena dengan hal tersebut lo merasa diapresiasi atas usaha mereka. Mungkin terdengar sedikit klise sih. Tapi gak ada yang salah kok dengan jenis love language satu ini.

2. Quality Time

Bagi lo yang seneng menikmati waktu bersama orang tercinta, bisa dibilang lo memiliki love language satu ini sob! Bahasa cinta satu ini fokus pada kualitas waktu yang dihabiskan bersama pasangan, seperti menghabiskan waktu tanpa gadget saat pergi bersama misalnya. Dengan begitu, rasa cinta lo dapat terpenuhi karena dapat menghabiskan waktu bersama dengan orang tercinta. Komunikasi merupakan hal yang krusial bagi lo yang punya bahasa cinta quality time. Saat bersama pasangan, lo bisa berbagi hal yang lo dan pasangan alami di hari tersebut. Mulai dari cerita, bercanda bersama, sampai ngomongin hal yang serius. Harapannya, komunikasi tersebut dapat menjaga hubungan antara lo dengan pasangan!

3. Receiving Gifts

Love language satu ini gak melulu soal pemberian kado yang mahal. Melainkan lebih ke arah makna dari pemberian kado tersebut. Buat lo yang punya bahasa cinta ini, lo mungkin merasa bahwa kado sebagai bentuk kasih sayang yang diberikan olehnya. Misalnya, pasangan lo beliin lo baju baru nih. Nah, di sini lo gak peduli berapa harga dari baju tersebut. Mau murah atau mahal pun, yang terpenting doi beneran ikhlas dan tulus pas beliin lo. Serta ada makna tersendiri bagi lo dari pemberian tersebut.

4. Acts of Service

Bagi mereka yang punya love language satu ini, kata-kata seperti “i love you” menjadi gak terlalu berarti bagi lo. Melainkan lebih kearah “Talk less do more”, atau gak usah omong doang. Nah, bagaimana pasangan lo memperlakukan diri lo lah yang terpenting. Mulai dari hal kecil, sampai hal besar. Dengan begitu, lo bakal merasa dicintai dengan baik oleh pasangan lo. Misalnya, lo seneng pas pasangan lo nganterin lo balik ke rumah. Karena mungkin pasangan lo pengen mastiin kalo lo selamat sampai dirumah. Dengan begitu, lo akan merasa dicintai dengan sepenuh hati oleh dia. Serta memupuk lebih rasa cinta lo dengan dirinya.

5. Physical Touch

Bahasa cinta satu ini bukan berarti lo dengan pasangan melakukan hal berbau negatif sob! Melainkan sebagai bentuk afeksi dari pasangan lo kepada diri lo. Seperti misalnya: berdekatan dengan dirinya, menggenggam tangannya, sampai memeluk dirinya secara tulus. Alhasil, lo akan merasa dicintai sepenuh hati oleh dirinya.

Nah, kira-kira begitu sob lima jenis love language yang ada. Tentunya setiap orang memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda. Maka dari itu penting buat lo mengetahui apa sebenarnya love language diri lo dan pasangan. Guna memberikan rasa nyaman serta kepuasan dalam hubungan lo berdua sob!

Bagaimana Cara Mengetahui Love Language Orang yang Lo Cintai?

Sampai sini mungkin lo bakal bertanya, “Gimana kalo ternyata love language gue dan pasangan gue berbeda?”, “Apakah tandanya gue sama dia gak cocok buat bersama?”. Nah, gak berarti kalo love language antara lo berdua berbeda artinya lo gak cocok kok. Tinggal gimana lo dan dia saling mengkomunikasikan bahasa cinta yang dimiliki.

Nah, dikutip dari lifehack, ada beberapa tips yang bisa lo lakuin buat mengkomunikasikan perbedaan love language lo dengan pasangan. Di antaranya:

1. Kenali Pasangan Lo Lebih Dalam

Lo bisa mencoba mencari tahu apa yang membuat pasangan lo merasa terpenuhi dalam hubungan. Untuk itu, lo perlu mencari tahu beberapa berikut:

  • Apa yang membuat dirinya bahagia dan tidak?
  • Apa yang ia inginkan dan harapkan dalam sebuah hubungan?
  • Bagaimana ia ingin diperlakukan dalam hubungan?

Selain mencari tahu hal tersebut, lo juga bisa meminta pasangan lo buat mengisi quiz online tentang love language. Tentunya untuk mengetahui love language masing-masing. Serta dapat mengenali masing-masing lebih dalam.

2. Pelajari Bahasa Cinta Pasangan Lo

Lo bisa mencoba mempelajari love language pasangan lo setelah mengetahuinya. Seperti bagaimana dirinya senang diperlakukan. Hal demikian tentunya untuk membuat pasangan lo merasa terpenuhi dalam hubungan kalian berdua. Guna menjadi pasangan yang baik untuk dirinya sob!

Misalnya, pasangan lo memiliki love language words of affirmation. Nah, lo bisa mencoba sering-sering menyampaikan ungkapan kasih sayang serta apresiasi kepada dirinya. Seperti ngomong “I love you” sebelum tidur. Harapannya, pasangan lo akan merasa dicintai dengan baik oleh diri lo tentunya.

3. Diskusikan Perbedaan Bahasa Cinta Antara Lo Berdua

Terakhir, lo bisa coba mendiskusikan perbedaan love language lo dengan pasangan. Lo berdua pengen diperlakukan seperti apa oleh masing-masing. Tentunya hal ini mungkin gak gampang sih buat dilakuin. Tapi percaya deh, dengan begini tingkat kepuasan hubungan lo akan jauh meningkat.

Misalnya, love language lo quality time nih. Sedangkan pasangan lo physical touch. Nah, lo bisa banget belajar bagaimana menyentuh dia dengan baik serta sopan tentunya. Sebaliknya, pasangan lo belajar untuk lebih menghargai waktu yang dihabiskan saat bersama lo. Alhasil, kepuasan hubungan lo berdua akan meningkat seiring kalian berdua memahami satu sama lain!

Penting buat lo ketahui bahwa love language hanyalah salah satu cara bagi lo buat menyampaikan rasa cinta kepada pasangan. Mungkin saja lo punya cara lain yang lebih cocok dalam hubungan lo. Tentunya, hal demikian sah-sah saja. Karena yang terpenting lo dan pasangan merasa terpenuhi dalam menjalin hubungan bukan?

Ingat, relationships are all about take and give. Alias harus bersifat dua arah dalam praktiknya. Gak bisa cuma memuaskan salah satu pihak doang. Maka dari itu, yuk coba memahami love language antara lo dengan pasangan. Tentunya, guna menciptakan hubungan yang membangun serta berkembang sob! Kalo lo merasa kesulitan memahami love language lo dengan pasangan, santai aja, lo bisa ikut mentoring Satu Persen. Di dalamnya lo bisa menceritakan kesulitan lo tersebut bersama mentor-mentor yang terlatih. Lo bisa ikut mentoring dengan nge-klik tulisan ini. Jangan lupa buat terus pantengin informasi dari kita dengan follow instagram Satu Persen di @satupersenofficial dan dengerin podcast Satu Persen Audio Insight tentang “Love Language“! Gue harap lewat membaca artikel ini ini bisa membuat lo berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Gua Fathan dari Satu Persen, thanks!