Dengan mendaftar layanan KONSELING SATU PERSEN, Anda setuju untuk terikat dengan Syarat dan Ketentuan Konseling Satu Persen ini (seterusnya disebut "SYARAT & KETENTUAN"). SYARAT & KETENTUAN ini mempengaruhi hak dan kewajiban hukum Anda. Apabila Anda tidak setuju untuk terikat oleh semua Syarat & Ketentuan ini, anda dapat membatalkan pendaftaran Anda.


SYARAT & KETENTUAN ini merupakan perjanjian yang sah antara Anda dengan PT Satu Persen Edukasi (seterusnya disebut “SATU PERSEN”). Pahami bahwa SATU PERSEN berhak memodifikasi, memperbarui, atau mengganti SYARAT & KETENTUAN. Apabila terdapat perubahan dalam SYARAT & KETENTUAN, versi terbaru akan berlaku secara efektif setelah dicantumkan di website SATU PERSEN.


KETENTUAN UMUM

KONSELING

KONSELING adalah layanan konsultasi yang disediakan oleh SATU PERSEN untuk KLIEN yang membutuhkan bantuan PSIKOLOG dalam menyelesaikan masalah psikologis yang mengganggu kehidupan sehari-hari.

SATU PERSEN dan PSIKOLOG terikat perjanjian hukum yang menyepakati bahwa layanan KONSELING dilaksanakan berdasarkan Kode Etik Psikologi Indonesia.

SATU PERSEN

PT Satu Persen Edukasi (seterusnya disebut “SATU PERSEN”) merupakan perseroan terbatas  yang menyediakan layanan jasa KONSELING dengan PSIKOLOG; didirikan berdasarkan hukum dan undang-undang Negara Republik Indonesia, berkedudukan hukum DKI Jakarta.

SATU PERSEN memiliki wewenang dan hak untuk

  • Mempekerjakan PSIKOLOG untuk memberikan layanan KONSELING;
  • Mempekerjakan ADMIN untuk menjadi perantara antara SATU PERSEN, PSIKOLOG, dan KLIEN;
  • Memutus kerja sama dengan PSIKOLOG dan ADMIN yang tidak memenuhi kesepakatan yang tertulis dalam SYARAT & KETENTUAN dan Surat Perjanjian Kerjasama;
  • Membuat keputusan terkait konsep dan hal-hal teknis terkait KONSELING;
  • Membuat, mengubah, dan memublikasikan SYARAT & KETENTUAN;
  • Mengakses data yang diberikan KLIEN pada formulir pendaftaran KONSELING SATU PERSEN.

SATU PERSEN memiiki kewajiban untuk

  • Mematuhi SYARAT & KETENTUAN;
  • Memastikan hak-hak PSIKOLOG dan KLIEN terpenuhi serta kewajiban PSIKOLOG dan KLIEN terlaksana.
  • Menindak laporan pelanggaran hukum dan/atau Kode Etik Psikologi Indonesia.

PSIKOLOG

Psikolog Satu Persen (seterusnya disebut “PSIKOLOG”) adalah mitra SATU PERSEN yang memberikan layanan KONSELING dan dipastikan telah menempuh pendidikan minimal S2 Psikologi Profesi Klinis, serta memiliki Surat Izin Praktik Psikologi (SIPP) dan Sertifikat Sebutan Psikolog (SSP) yang sah dan tercatat oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Berdasarkan Kode Etik Psikologi Indonesia, PSIKOLOG memiliki kompetensi dan, atas persetujuan KLIEN, hak untuk:

  • Memberikan KONSELING;
  • Melakukan asesmen psikologis;
  • Mencetuskan diagnosis;
  • Merancang program penanganan, termasuk di antaranya penentuan terapi dan jumlah sesi yang dibutuhkan KLIEN;
  • Membuat catatan atau rekam psikologi terkait KLIEN dan SESI KONSELING;
  • Merujuk KLIEN ke tenaga profesional lain;
  • Menghentikan pemberian layanan KONSELING apabila KLIEN dianggap sudah tidak memerlukannya atau melanggar kesepakatan;

Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara PSIKOLOG dan SATU PERSEN, PSIKOLOG memiliki kewajiban untuk:

  • Mematuhi Kode Etik Psikologi Indonesia;
  • Mematuhi SYARAT & KETENTUAN;
  • Menjaga kerahasiaan data, dokumen, catatan, atau informasi dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan KLIEN dan KONSELING, serta tidak menggunakannya untuk kepentingan selain pemenuhan kewajiban sebagai PSIKOLOG;
  • Menjaga hubungan profesional dengan KLIEN dan menghindari hubungan majemuk;
  • Memberikan layanan KONSELING sesuai paket yang dipilih oleh KLIEN pada jadwal yang disepakati oleh PSIKOLOG dan KLIEN;
  • Menolak memberikan layanan KONSELING kepada KLIEN dengan masalah yang tidak sesuai dengan keahliannya, serta merujuk KLIEN tersebut ke tenaga profesional dengan keahlian yang lebih sesuai;

KLIEN

KLIEN adalah pengguna layanan KONSELING yang telah melakukan pendaftaran dan pembayaran untuk menggunakan layanan KONSELING, termasuk yang telah selesai melakukan sesi KONSELING.

KLIEN memiliki wewenang dan hak untuk

  • Memanfaatkan fasilitas KONSELING yang tertulis dalam SYARAT & KETENTUAN;
  • Mengajukan jadwal KONSELING dan PSIKOLOG pilihan dengan peraturan penjadwalan sebagaimana tertulis dalam SYARAT & KETENTUAN;
  • Mengetahui pertimbangan pemilihan PSIKOLOG;
  • Mengonsultasikan masalah apapun yang sesuai dengan ranah kompetensi PSIKOLOG;
  • Mengetahui segala hal yang dilakukan dalam sesi KONSELING beserta tujuannya;
  • Menolak program penanganan yang dirancang PSIKOLOG;
  • Mengundurkan diri dari sesi KONSELING kapanpun, karena alasan apapun, serta tanpa sanksi apapun;
  • Melaporkan pelanggaran hukum, Kode Etik Psikologi Indonesia, dan SYARAT & KETENTUAN yang dilakukan oleh SATU PERSEN, PSIKOLOG, atau ADMIN.
  • Mengetahui perkembangan penindakan laporan pelanggaran hukum, Kode Etik Psikologi Indonesia, dan SYARAT & KETENTUAN yang dilakukan oleh SATU PERSEN, PSIKOLOG, atau ADMIN.
  • Menyampaikan kritik dan saran apapun terkait layanan KONSELING melalui Formulir Evaluasi Konseling Satu Persen, ADMIN, atau channel komunikasi SATU PERSEN manapun.

Klien memiliki kewajiban untuk:

  • Mematuhi SYARAT & KETENTUAN.

ADMIN

Admin Konseling Satu Persen (seterusnya disebut “ADMIN”) adalah pegawai SATU PERSEN yang direkrut untuk menjadi perantara antara SATU PERSEN, PSIKOLOG, dan KLIEN dalam layanan KONSELING. ADMIN KONSELING berbeda dengan admin layanan lainnya yang disediakan SATU PERSEN.

Yang dimaksud sebagai ADMIN adalah:

  • Product Manager Konseling Satu Persen, dan
  • Contact Person

Ditekankan bahwa ADMIN bukan PSIKOLOG.

Jam operasional ADMIN:

Senin - Jumat (09.00-18.00 WIB), kecuali tanggal merah

Contact Person

ADMIN memiliki wewenang untuk

  • Mengakses data yang diberikan KLIEN pada formulir pendaftaran KONSELING;
  • Mengakses Hasil Psikotes dan Pre-Counseling Assessment KLIEN;
  • Mengakses rekam psikologi KLIEN yang dibuat oleh PSIKOLOG atau catatan PSIKOLOG terkait KLIEN dan sesi KONSELING.
  • Menghubungi kontak pribadi KLIEN untuk tujuan administrasi, promosi, atau pengembangan;
  • Menentukan PSIKOLOG yang akan menangani KLIEN atas persetujuan PSIKOLOG dan KLIEN terkait.

Selama jam operasional, ADMIN memiliki kewajiban untuk

  • Merespon seluruh pesan yang masuk ke Whatsapp Contact Person KONSELING;
  • Mengontak seluruh pendaftar KONSELING;
  • Menjadwalkan sesi KONSELING dan menginformasikan jadwal kepada KLIEN dan PSIKOLOG;
  • Menuntun KLIEN dan PSIKOLOG mulai proses administrasi hingga selesai KONSELING;
  • Menyampaikan kritik dan saran yang diterima melalui Whatsapp atau Formulir Evaluasi Konseling Satu Persen kepada pihak SATU PERSEN;
  • Membantu pengonsepan dan pengembangan layanan KONSELING.

ADMINISTRASI

Pendaftaran

Pendaftaran layanan KONSELING dapat dilakukan kapanpun melalui formulir pendaftaran KONSELING yang terdapat di website SATU PERSEN dengan link berikut http://link.satupersen.net/layanan/mentoring/konseling.

Seseorang dianggap telah mendaftar KONSELING dan memiliki status KLIEN apabila:

  • Telah mengisi formulir pendaftaran
  • Telah melakukan pembayaran.

ADMIN akan segera menghubungi KLIEN untuk melakukan penjadwalan. Pendaftaran dan pembayaran dapat dilakukan kapanpun, namun ADMIN baru akan menghubungi KLIEN untuk penjadwalan di jam operasional ADMIN.

Penjadwalan

Penjadwalan hanya bisa dilakukan di jam operasional ADMIN. Meskipun demikian, KONSELING dapat dilakukan di hari apapun, dengan ketentuan paling cepat sehari setelah penjadwalan. Oleh karena itu, apabila hendak KONSELING di hari Minggu, pastikan telah menentukan jadwal selambat-lambatnya hari Jumat.

ADMIN akan menghubungi KLIEN untuk melakukan penjadwalan dengan proses sebagai berikut.

  • ADMIN menanyakan kepada KLIEN kapan KLIEN mau KONSELING;
  • KLIEN dapat mengajukan jadwal kapanpun.
  • PSIKOLOG bersedia menangani KLIEN di jam yang diajukan.
  • KLIEN dapat mengajukan siapa PSIKOLOG diinginkan untuk menanganinya, dengan ketentuan:
  • Masalah yang ingin dikonsultasikan sesuai dengan keahlian PSIKOLOG;
  • PSIKOLOG bersedia untuk menangani KLIEN di jam yang diajukan.
  • Jika KLIEN tidak memiliki preferensi jadwal, ADMIN akan memilihkan PSIKOLOG yang keahliannya paling sesuai dengan keluhan KLIEN.
  • ADMIN akan menanyakan kesediaan PSIKOLOG terkait untuk melakukan KONSELING di jam yang diajukan KLIEN.
  • Jika PSIKOLOG menyanggupi, KONSELING dapat dilakukan di jam yang diajukan KLIEN.
  • Jika PSIKOLOG tidak menyanggupi, ADMIN akan terus mencari kesepakatan jadwal KONSELING antara KLIEN dan PSIKOLOG.
  • Apabila jadwal tak kunjung disepakati, ADMIN dapat merekomendasikan PSIKOLOG lain yang keahliannya juga sesuai dengan keluhan KLIEN.
  • ADMIN mengabarkan kembali kepada KLIEN jadwal pasti yang telah disepakati oleh KLIEN dan PSIKOLOG.
  • ADMIN memberikan link formulir yang perlu diisi oleh KLIEN sebelum KONSELING, meliputi:
  • Pre-Counseling Assessment
  • Psikotes Umum

Jadwal yang telah disepakatI oleh KLIEN dan PSIKOLOG dapat berubah (reschedule) atas permintaan KLIEN atau PSIKOLOG, dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Reschedule paling lambat 8 jam kerja sebelum Konseling untuk kedua belah pihak, baik PSIKOLOG maupun KLIEN. Kecuali pada kondisi:
  • Salah satu pihak atau keluarga salah satu pihak mengalami musibah.
  • Salah satu pihak mengalami kondisi fisik dan/atau psikologis yang dapat membahayakan pihak lain dan/atau mengganggu efektivitas Konseling.
  • Perubahan jadwal kurang dari 8 jam kerja karena alasan apapun dapat diajukan dan dapat dilaksanakan atas kesepakatan kedua belah pihak, dengan catatan bahwa kedua belah pihak berhak menolak.


FASILITAS

Fasilitas yang pasti didapatkan

  • Sesi konseling dengan psikolog berdurasi 1,5 jam;
  • Pre-Counseling Assessment

→ Yaitu formulir data diri dan keluhan lengkap yang berfungsi membantu PSIKOLOG memahami KLIEN dan masalahnya lebih dalam;

  • Psikotes Umum (Tes Tingkat Stres, Tes Kepribadian, Tes Minat).


Perolehan fasilitas yang pasti didapatkan

  • Link pengisian Pre-Counseling Assessment dan Psikotes Umum akan dikirimkan ADMIN kepada KLIEN via Whatsapp segera setelah jadwal dengan PSIKOLOG ditentukan;
  • Harap isi form di link tersebut selambat-lambatnya satu hari kerja sebelum jadwal KONSELING;
  • PSIKOLOG akan menerima data Pre-Counseling Assessment dan hasil Psikotes KLIEN. selambat-lambatnya 1 jam sebelum KONSELING, untuk dibaca terlebih dahulu;
  • KLIEN akan menerima hasil Psikotest Umum 1 jam sebelum jadwal KONSELING;
  • Keterlambatan pengisian form berisiko keterlambatan penerimaan data Pre-Counseling Assessment dan hasil Psikotes Umum kepada kedua belah pihak yang dapat memengaruhi efektivitas KONSELING.


Fasilitas lain yang bisa didapatkan jika diminta atau diperlukan

  • Personalized Worksheet Satu Persen

→ Yaitu lembar kerja yang membantu KLIEN dalam melakukan refleksi diri atau membuat perencanaan;

  • Psikoterapi dasar (hanya untuk paket TATAP MUKA atau VIDEO CALL) atau menyeluruh (hanya untuk paket TATAP MUKA) atau
  • Psikotes lengkap (hanya untuk paket TATAP MUKA)


Dari sesi konseling, PSIKOLOG akan menyimpulkan apakah KLIEN memerlukan fasilitas- fasilitas ini. Jika KLIEN menginginkan fasilitas tersebut, KLIEN dapat mengonsultasikannya kepada PSIKOLOG.


PROSES KONSELING

Lokasi / Media

  • KONSELING TATAP MUKA dilakukan secara tatap muka di:

Ruang Konseling Satu Persen

Jl. Terusan Pejaten Barat II No.1

Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

DKI Jakarta 12510

Alamat Ruang Konseling Satu Persen

  • KONSELING VIDEO CALL dan VOICE CALL dilakukan melalui platform Proficonf. 1 jam sebelum KONSELING, KLIEN akan diberikan link yang dapat langsung diklik saat jadwal KONSELING untuk terhubung dengan PSIKOLOG.
  • KLIEN membutuhkan akun Google (GMail).
  • KLIEN tidak perlu mengunduh aplikasi apapun.

Pra Konseling dan Persiapan

  • Untuk KONSELING TATAP MUKA, KLIEN cukup datang ke Ruang Konseling Satu Persen. Harap datang tepat waktu untuk menghindari terbuangnya sesi KONSELING akibat keterlambatan.
  • Untuk KONSELING VIDEO CALL atau VOICE CALL, KLIEN diharapkan menyiapkan hal berikut:
  • Perangkat berupa laptop (lebih disarankan) atau smartphone dengan mikrofon dan kamera (untuk VIDEO CALL) yang berfungsi dengan baik. Penggunaan earphone/headset disarankan.
  • Perangkat dengan baterai yang terisi cukup untuk video call atau voice call selama 1,5 jam.
  • Akses internet dengan koneksi yang memadai. Apabila menggunakan kuota prabayar, pastikan kuota cukup untuk video call atau voice call selama 1,5 jam.
  • Lingkungan/ruangan yang bebas dari distraksi. Hindari melakukan KONSELING di tempat ramai atau berisik.
  • Untuk KONSELING dengan paket apapun, KLIEN disarankan untuk:
  • Makan dan tidur yang cukup sebelum KONSELING, jika memungkinan.
  • Membaca hasil psikotest terlebih dahulu apabila hendak mengonsultasikannya dengan PSIKOLOG
  • Membawa catatan pribadi terkait hal yang ingin dikonsultasikan, jika diperlukan.

Sesi dan Durasi Konseling

  • 1 pendaftaran dan pembayaran berlaku untuk 1 sesi KONSELING berdurasi 1,5 jam, dengan waktu sesuai yang disepakati saat penjadwalan.
  • Jika KLIEN mengharapkan sesi konseling dengan durasi lebih dari 1,5 jam, KLIEN dapat memesan dan melakukan pembayaran untuk 2 (atau lebih) sesi sekaligus saat pendaftaran.
  • Apabila KLIEN terlambat menghadiri sesi KONSELING, tidak ada penambahan waktu.
  • Apabila PSIKOLOG terlambat menghadiri sesi KONSELING, KLIEN berhak meminta tambahan waktu sesuai durasi keterlambatan PSIKOLOG.
  • Baik PSIKOLOG maupun KLIEN berhak menghentikan sesi KONSELING apabila durasi KONSELING telah mencapai 1,5 jam.
  • Apabila selesainya sesi KONSELING terlambat melebihi 15 menit, PSIKOLOG berhak meminta tambahan pembayaran senilai biaya 1 sesi, dengan catatan PSIKOLOG telah mengingatkan KLIEN saat durasi KONSELING mencapai 1,5 jam. KLIEN akan dihubungi oleh ADMIN untuk melakukan pembayaran penambahan durasi/sesi.
  • Selesainya satu sesi tidak menjamin selesainya masalah. PSIKOLOG dapat memberikan rencana penanganan intensif yang memerlukan beberapa sesi lanjutan. Sesi lanjutan berdasarkan rencana penanganan dilakukan atas persetujuan KLIEN.

Pasca Konseling dan Sesi Lanjutan

  • Setelah KONSELING pertama, PSIKOLOG dapat memberikan rekomendasi untuk menghadiri sesi lanjutan.
  • Pendaftaran sesi pertama tidak termasuk sesi lanjutan, yang berarti bahwa KLIEN perlu melakukan pendaftaran dan pembayaran kembali untuk menghadiri sesi lanjutan.
  • Untuk mendaftar sesi lanjutan, KLIEN disarankan menghubungi ADMIN karena SATU PERSEN memiliki paket-paket dan potongan biaya khusus untuk sesi lanjutan. Meskipun demikian, KLIEN tetap bisa mendaftar sesi lanjutan dengan biaya normal melalui link pendaftar yang sama dengan sesi pertama.
  • Setiap setelah sesi KONSELING selesai, ADMIN atau PSIKOLOG akan memberikan KLIEN link Formulir Evaluasi Konseling Satu Persen, yang berfungsi sebagai wadah untuk KLIEN memberi kesan dan pesan serta kritik dan saran untuk pengembangan kualitas layanan KONSELING SATU PERSEN. Link tersebut tidak wajib diisi, namun SATU PERSEN sangat menghargai segala masukan yang bermanfaat bagi pengembangan kami dan PSIKOLOG kami.


AKSES DAN KERAHASIAAN DATA

Sesuai Kode Etik Psikologi Indonesia, layanan SATU PERSEN dan PSIKOLOG diwajibkan untuk menjamin kerahasiaan data, dokumen, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan KLIEN dan sesi KONSELING terkait.

Oleh karena itu, KLIEN perlu memahami pihak-pihak yang dapat mengakses data yang mereka berikan di setiap tahapan KONSELING, mulai pendaftaran hingga selesai, beserta pemanfaatannya.

Formulir Pendaftaran di Website link.satupersen.net

Data yang dimasukkan dalam website akan masuk ke database SATU PERSEN dan dapat diakses oleh pegawai SATU PERSEN yang memiliki kepentingan. Data tersebut digunakan oleh SATU PERSEN untuk kepentingan riset dan pengembangan.

Oleh karena itu, KLIEN disarankan untuk tidak mencantumkan data yang dianggap rahasia pada formulir pendaftaran.

Data yang bersifat rahasia namun dirasa penting untuk diketahui PSIKOLOG demi sesi KONSELING yang efektif dapat dicantumkan pada formulir Pre-Counseling Assessment yang dapat diakses oleh lebih sedikit pihak.

Psikotes Umum dan Pre-Counseling Assessment

Data lengkap yang KLIEN berikan dalam formulir Pre-Counseling Assessment dan Psikotes Umum hanya dapat diakses oleh ADMIN dan PSIKOLOG yang menangani KLIEN.

Pre-Counseling Assessment ini dilengkapi dengan Informed Consent, yang merupakan pemberitahuan kepada dan persetujuan KLIEN terkait beberapa hal, di antaranya adalah jaminan bahwa data yang dicantumkan pada Pre-Counseling Assessment hanya dapat diakses oleh ADMIN dan PSIKOLOG yang menangani KLIEN.

ADMIN dapat menggunakan data yang KLIEN isi dalam Pre-Counseling Assessment dan Psikotest Umum dan membagikannya kepada pihak SATU PERSEN untuk kepentingan riset dan pengembangan, dengan catatan TIDAK mencantumkan identitas dan kontak pribadi yang membuat pemilik data dapat dikenali, kecuali atas seizin KLIEN.

Informasi yang KLIEN tulis pada formulir Pre-Counseling Assessment sangat bermanfaat bagi efektivitas dan efisiensi KONSELING, karena dapat membantu PSIKOLOG mengenali KLIEN dan memahami masalah KLIEN lebih mendalam, sehingga PSIKOLOG dapat lebih cepat menentukan penanganan yang efektif.

Meskipun demikian, apabila masih terdapat keraguan terkait penggunaan dan kerahasiaan data, KLIEN diperbolehkan untuk tidak membagikan data atau informasi yang dianggap rahasia di formulir ini, dan langsung menceritakannya saat sesi KONSELING. Klien juga diberi kebebasan untuk tidak mengisi Psikotes Umum karena hal tersebut hanya merupakan fasilitas dan bersifat opsional.

Sesi Konseling

Informasi apapun yang KLIEN bagikan kepada PSIKOLOG selama sesi KONSELING hanya diketahui oleh KLIEN dan PSIKOLOG.

Rekam Psikologi

Setelah sesi KONSELING, PSIKOLOG membuat rekam psikologi yang berisi catatan terkait setiap sesi yang dijalani oleh KLIEN. Rekam Psikologi ini membantu PSIKOLOG untuk memantau perkembangan KLIEN di setiap sesi KONSELING.

Data pada rekam psikologi KLIEN dapat diakses oleh ADMIN dan PSIKOLOG yang menangani KLIEN. ADMIN dapat menggunakan data yang KLIEN isi dalam Pre-Counseling Assessment dan Psikotest Umum dan membagikannya kepada pihak SATU PERSEN untuk kepentingan riset dan pengembangan, dengan catatan TIDAK mencantumkan identitas dan kontak pribadi yang membuat pemilik data dapat dikenali, kecuali atas seizin KLIEN.

Data pada rekam psikologi ini dapat diberikan PSIKOLOG untuk merujuk KLIEN kepada tenaga profesional lain. Data ini juga dapat dijadikan barang bukti yang sah di mata hukum apabila KLIEN sedang dalam proses investigasi yang dilakukan oleh kepolisian.

Formulir Evaluasi Konseling Satu Persen

Formulir ini berfungsi sebagai wadah untuk menampung penilaian, kritik, dan saran dari KLIEN untuk pengambangan SATU PERSEN. Formulir ini dapat diakses PSIKOLOG dan pegawai SATU PERSEN yang memerlukannya.

Formulir ini bersifat anonim, tidak meminta data identitas diri dalam bentuk apapun. Dengan demikian, pihak yang mengakses tidak dapat mengenali KLIEN yang mengisi formulir tersebut.

PIHAK KETIGA

SATU PERSEN dapat menjual atau membagikan data yang diberikan KLIEN kepada PIHAK KETIGA, atau pihak eksternal yang menjalin kerja sama dengan SATU PERSEN, dengan catatan TIDAK mencantumkan identitas dan kontak pribadi yang membuat pemilik data dapat dikenali, kecuali atas seizin KLIEN.

KEAMANAN

Apabila terdapat tindakan yang melanggar hukum dan/atau Kode Etik Psikologi Indonesia yang dilakukan oleh pihak manapun yang berkaitan dengan KONSELING, harap lapor ke ADMIN atau admin utama SATU PERSEN melalui email ke alamat hello@satupersen.net.

Laporan terkait tindakan yang melanggar hukum dan/atau Kode Etik Psikologi Indonesia oleh pihak manapun yang berkaitan dengan KONSELING dapat dan akan ditindaklanjuti berdasarkan berdasarkan prosedur yang berlaku.

Pencegahan

  • KLIEN disarankan membaca Kode Etik Psikologi Indonesia dan SYARAT & KETENTUAN sebelum KONSELING.
  • KLIEN dan PSIKOLOG dilarang bertukar kontak pribadi dan berkomunikasi melalui platform selain link Proficonf yang diberikan ADMIN. SATU PERSEN tidak bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi di luar sesi KONSELING yang disebabkan oleh pertukaran kontak pribadi dan/atau penggunaan platform selain yang disediakan oleh SATU PERSEN. Pengecualian dapat diberikan dengan syarat:
  • KLIEN memiliki risiko besar untuk menyakiti diri (self-harming) atau bunuh diri. Untuk pengecualian ini, PSIKOLOG wajib menginformasikan pihak SATU PERSEN melalui ADMIN.
  • PSIKOLOG dan KLIEN sadar akan risiko yang mungkin disebabkan oleh pertukaran kontak pribadi dan/atau penggunaan platform selain yang disediakan oleh SATU PERSEN.

Pengendalian dampak

  • Pihak yang secara fisik dan/atau psikologis terdampak oleh pelanggaran yang dilakukan pihak lain terkait KONSELING disarankan untuk menghubungi tenaga profesional seperti dokter atau psikolog.
  • Jika dampak membahayakan pihak yang menjadi korban, segera hubungi 119 untuk penanganan darurat.